Live, Love, Learn!

veritas^^

Posts Tagged ‘entrepreneur

they’re called dreams…

leave a comment »

Orang seperti saya akan mati tanpa mimpi!

Itulah pernyataan Andrea Hirata di acara talk show WMM tanggal 22 Januari lalu. Sebuah pernyataan yang membuat saya merinding.

Saya lahir dan besar di daerah yang mungkin tidak pernah teman-teman bayangkan. Saya lahir di pelosok Belitong. Tempat yang mungkin jin juga gak mau buang anak disana!

Terbayang oleh saya sebuah tempat bersetting pedesaan yang sangat muram, tak ada lampu, tak ada jalan raya, apalagi internet! Sebuah tempat yang lebih terbelakang dari kampung nenek saya di tahun 1995-an yang notabene masih di kawasan jawa. Saya merinding lagi. Membayangkan kesunyian dan kepekatan yang mungkin tercipta saat malam menyapa.

Tapi saya punya mimpi. Salah satunya saya bermimpi belajar ke luar negeri. Tidak nanggung-nanggung, saya ingin belajar ke Sorbonne, Perancis! Bisa dibayangkan, anak kampung mimpi belajar di universitas kelas dunia!?

Sekali lagi saya merinding. Mendengar pernyataan-pernyataan seperti itu selalu membuat saya merinding. Kali ini bukan karena ngeri, tapi karena saya merasakan kekuatan kata-katanya. Mimpi dan perwujudannya, mereka selalu berhasil membuat saya terpana.

Kalau saya yang serba tidak berkecukupan, yang tidak punya modal apa-apa untuk ke Paris selain mimpi saja bisa benar-benar sampai ke sana, maka saya yakin teman-teman mampu melakukan lebih baik dari yang saya lakukan. Ya, karena teman-teman punya lebih banyak hal yang dulu tidak saya miliki.

Saya terdiam. Berusaha mencerna kata-katanya. Itu persis perkataan yang sering dipetuahkan ibu saya. Beliau selalu bilang bahwa dengan segala macam fasilitas dan kemudahan, seharusnya generasi sekarang lebih mampu berkarya dan berprestasi. Seharusnya. Tapi kenyataan sering berkata lain. Ada saja anak yang serba berkecukupan tapi gagal dalam kehidupannya. Dan sekarang saya bisa menambahkan satu faktor penyebab lagi untuk mereka. Faktor itu adalah, “mereka tidak punya mimpi!”

so, they’re called dreams…
they’re the very first embryo of your success…
if you fail to dream, you fail to succeed…

that’s my version.

Written by erni

February 3, 2010 at 09:32 p02

Posted in Ideas

Tagged with , ,

WMM Expo 2010

with 2 comments

The power of imagery. The power of dream.

Mungkin itulah yang bisa menjelaskan beberapa hal menarik yang terjadi beberapa hari yang lalu.

22 Januari 2010: WMM Expo 2010 @Plenary Hall JCC.

Bagi yang belum tahu, WMM itu acara rutin dari Bank Mandiri yang sudah dilaksanakan sejak 2007. Acara ini adalah sebuah bentuk program CSR’nya Bank Mandiri. WMM stands for Wirausaha Muda Mandiri. Sekarang nama acara itu menjadi Wirausaha Mandiri, but let me call it WMM…soalnya nama itu udah mendarah daging buat saya. :D

Tujuan diselenggarakannya WMM adalah untuk mencetak banyak wirausahawan/ti di Indonesia. Secara gamblang, supaya angka pengangguran di Indonesia bisa lebih manusiawi, supaya anak negeri ini lebih kreatif lagi menciptakan lapangan kerja, dan supaya kita jadi manusia pencipta lapangan kerja bukan cuma pencari . In short, supaya bangsa Indonesia bisa meningkat kesejahteraan hidupnya tanpa bergantung pada pemerintah atau swasta penyedia lapangan pekerjaan, dan yang paling konkrit supaya Bank Mandiri bisa menyalurkan sebagian uangnya dalam program CSR ini ^^v.

Lalu, hubungannya dengan the power of dream??

Yeah, ini ada sejarahnya.

Pertama kali saya mengenal program WMM adalah tahun 2009. Bulan Januari, tanggal 5 (haha…masih inget nih ceritanya). Waktu itu saya ikut seminar kewirausahaan di kampus dengan pembicara Mas Dwi Arianto Nugroho. Beliau adalah pemenang WMM tahun 2008 dengan produk industri spesialisasi Biodiesel, minyak atsiri dan Biofuel. Dari beliau saya sadar bahwa BBN (Bahan Bakar Nabati) memang harus lebih ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena ternyata Indonesia terlalu tergantung pada BBM padahal BBN sendiri punya potensi yang besar. Dari seminar itu pula saya jadi makin mengerti bahwa kreatifitas itu memang harus diberi tempat untuk berkembang, bahwa dunia kampus sebenarnya awal dari kehidupan yang lebih nyata (makanya harus berkontribusi nyata sejak di kampus), dan bahwa setelah lulus nanti sangat tidak nyaman jika harus 100% bergantung pada orang lain untuk bekerja. Kalo bisa bikin lapangan kerja, kenapa harus nyari? mungkin jargon simple’nya begitu.

Sejak saat itu saya mulai mengkonkretkan beberapa hal terkait wirausaha (not to mention abruptly joining entrepreneurship competition and somehow blew a not-really-original idea: PRO English). Terlalu meledak-ledak di awal jadi sekarang agak meredup. hehe… Mohon maaf bagi mereka yang telah menjadi ‘korban’ semangat saya yang keterlaluan waktu itu. Nanti kita matangkan lagi ya konsepnya! Intinya sejak saat itu saya banyak mencari tahu tentang WMM dan mencari ide baru berwirausaha.

And you know what?

Tanggal 22 kemarin saya benar-benar hadir di WMM Expo, unexpectedly. Ya, karena saya sama sekali tidak mencari tahu tentang acara itu,tapi saya berhasil datang: ke sebuah acara yang saya inginkan sejak Januari tahun lalu! Then, what you call this? Coincidence? I don’t think so.

Acara yang dimulai jam 9.00 dan berakhir jam 19.00 itu luar biasa. Rinciannya akan ditulis di postingan selanjutnya, tunggu aja…^^

In a nutshell, the event went like this:

1. Presentasi oleh Mr. Sudamek AWS (CEO Tudung Group, Garuda Food) dengan Tema: Menjadi Entrepreneur sekaligus Manager Shaleh

Dulu saya hanya mengenal Mr Sudamek secara sekilas dan tidak langsung dari cerita Kak Dwi tapi akhirnya saya bertemu juga dengan beliau…another coincidence??

2. Angklung Inspiring Session oleh Bp. Joko Nugroho

Waahhh,,this is the most inspiring moment! Seru! Saya beri nilai 11 dari skala 1-10! Dari kecil saya selalu suka angklung, dan bisa bermain angklung bersama 4000 rekan mahasiswa benar-benar terasa luar biasa. Bukan cuma itu, angklungnya juga boleh dibawa pulang loh! ^^

3. Sharing session with Andrea Hirata and Myra Lesmana

Mereka memang orang luar biasa. Two (curly) amazing people! Banyak cerita dan pesan yang mereka sampaikan. Lain kali ditulis di judul yang lain deh ya. Yang paling saya suka dari mereka adalah, karena adalah pemimpi…pemimpi yang pandai membawa mimpinya ke dunia nyata.

4. Penobatan 12 Pemenang WMM 2009

That moment gave me another splash!

5. Performance by Dewa 19

Ini adalah cara paling mudah merusak gendang telinga. Oh boy, no comment aja lah, saya bukan fans mereka.

Hadir juga Bp. Budiono, Bp. Hatta Rajasa (I love his shiny hair!), dan beberapa menteri lain yang saya tidak ingat namanya. Gak lupa, ada Choky Sitohang ‘n Artika Sari Devi juga loh.

Indonesia butuh minimal 2% wirausahan untuk mendorong perekonomian bangsa, dan sekarang baru ada 0,18%! Will you join us to complete the 2%?

Written by erni

January 25, 2010 at 09:32 p01

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 115 other followers